Perbedaan Sinusitis Dan Pilek Pada Anak

By   May 20, 2016

Perbedaan Sinusitis Dan Pilek Pada Anak,- Melihat anak terbaring sakit tentu membuat para ibu merasa sedih, diikuti gejala seperti demam yang tinggi disertai flu ataupun pilek. Tahukah anda apa perbedaan pilek dengan sinusitis? Bisa jadi anak Anda bukan hanya terkena pilek biasa.

Perbedaan Sinusitis Dan Pilek Pada Anak

Apa Perbedaan Sinusitis dan Pilek ?

1. Pilek

Terkadang sulit mengetahui apakah penyakit tersebut hanya virus dingin atau merupakan gejala dari infeksi bakteri yang menyebabkan sinus. Pilek adalah radang yang diakibatkan infeksi virus terjadi pada lapisan hidung dan tenggorokan, sehingga menyebabkan produksi lendir menjadi banyak.

Tanda dan Gejala Pilek :

  1. Pilek biasanya berlangsung 5 sampai 10 hari.
  2. Pilek biasanya dimulai dengan jelas, produksi lendir pada hidung menjadi banyak. Setelah 1 atau 2 hari normal jika lendir lebih tebal dan berwarna putih, kuning atau hijau. Namun setelah beberapa hari produksi lendir akan berkurang dan mengering.
  3. Pilek termasuk penyakit yang mengakibatkan batuk pada siang hari dan makin memburuk pada malam hari.
  4. Jika disertai dengan demam, biasanya berlangsung selama 1 atau 2 hari.
  5. Gejala flu biasanya mencapai puncaknya pada tingkat keparahan 3 atau 5 hari, kemudian meningkat dan menghilang selama 7 sampai 10 hari ke depan.

baca juga: Obat Pilek Terus-Menerus

2. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan pada lapisan hidung dan sinus, yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Sinus adalah rongga kecil berisi udara yang terletak di belakang tulang pipi dan dahi. Gejala sinusitis dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak.

  • Viral Sinusitis, biasanya menyertai flu. Alergi sinusitis dapat menyertai alergi seperti demam.
  • Sinusitis bakteri, adalah infeksi sekunder yang disebabkan oleh perangkap bakteri dalam sinus saat cuaca dingin atau akibat dari bakteri.

Tanda dan Gejala Sinusitis :

  1. Gejala pilek yang berlangsung lebih dari 10 hari tanpa adanya peningkatan.
  2. Lendir yang diproduksi berwarna kuning dan demam selama 3 atau 4 hari berturut-turut.
  3. Sakit kepala bagian belakang atau sekitar mata yang semakin buruk ketika membungkuk.
  4. Pembengkakan dan gelap pada lingkaran sekitar mata, terutama sering terjadi di pagi hari.
  5. Bau mulut disertai flu (namun ini juga bisa diakibatkan sakit tenggorokan atau memang anak anda tidak menyikat gigi).
  6. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi bakteri sinus dapat menyebar ke mata atau sistem saraf pusat (otak). Jika anak anda mengalami gejala berikut, segera hubungi dokter anak :
  • Pembengkakan dan atau kemerahan di sekitar mata, tidak hanya di pagi hari.
  • Sakit kepala parah dan atau nyeri di belakang leher.
  • Muntah terus-menerus.
  • Kepekaan terhadap cahaya
  • Meningkatnya iritabilitas

Mungkin sulit untuk mendiagnosis infeksi sinus, terutama pada hari pertama penyakit muncul. Kemungkinan besar dokter dapat segera mengetahui apakah anak anda mengalami infeksi sinus atau tidak, melihat perkembangan gejala yang terjadi. Pada anak yang usianya lebih dewasa mungkin dokter menyarankan untuk CT scan, yang akan memastikan penyakit sinus pada anak anda.

Mengobati Bakteri Sinusitis

  • Jika anak anda memiliki sinusitis bakteri, dokter  mungkin meresepkan antibiotik untuk setidaknya 10 hari. Setelah  2 sampai 3 hari produksi lendir akan berkurang, tetapi gejala batuk akan meningkat. Meskipun anak Anda mungkin tampak lebih baik, tetap berikan antibiotik untuk jangka waktu yang ditentukan. Menghentikan pemakaian obat terlalu dini dapat menyebabkan infeksi kembali.
  • Diagnosis sinusitis terjadi jika gejala flu berlangsung lebih dari 10 hari tanpa adanya perubahan, beberapa dokter mungkin memilih untuk melanjutkan pengamatan selama beberapa hari. Jika gejala anak anda memburuk atau tidak membaik setelah 3 hari, antibiotik harus dimulai.
  • Jika gejala anak anda tidak menunjukkan peningkatan 2 sampai 3 hari setelah memulai antibiotik, konsultasikan dengan dokter anak anda. Apakah anak anda mungkin perlu obat yang berbeda atau perlu dikaji ulang.

Tips Pengobatan Rumah Untuk Sinusitis pada Anak

1. Sakit Kepala atau Nyeri Sinus

  • Cobalah menggunakan kain lap hangat yang diletakkan pada wajah anak anda selama beberapa menit. Jangan memberikan aspirin pada anak Anda, karena akan menimbulkan resiko yang fatal yang disebut sindrom reye.

2. Hidung Tersumbat

  • Jika sekresi dalam hidung anak anda tebal, maka dokter akan merekomendasikan untuk memberikan tetes saline. Tapi tetes ini juga dapat dibuat dirumah dengan menggunakan 1/4 sendok teh garam ke dalam 250 ml air. Jangan gunakan obat tetes hidung yang mengandung obat-obatan kimia karena akan menimbulkan efek samping. Menempatkan humidifier pada kamar anak anda, juga sangat berguna agar anak merasa lebih nyaman.

Itulah beberapa penjelasan mengenai perbedaan sinusitis dan pilek pada anak, sepatutnya kita sebagai orang tua harus selalu senantiasa menjaga anak-anak kita dari bahaya sinusitis. Jangan abaikan dan segera lakukan pengobatan serta konsultasikan dengan dokter anda. Semoga artikel ini bermanfaat. Salam sehat.. ^_^


Anda Mencari Obat Pilek Menahun dan Sinusitis?

Sangat Tepat Kedatangan Anda di Ramdan Herbal
KINI HADIR… QnC Jelly Gamat, Ahlinya Obat Sinusitis untuk Bayi, Anak, Dewasa, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Telah teruji klinis dan TERBUKTI AMPUH mengobati sinusitis secara ALAMI dengan reaksi cepat. Legalitasnya terjamin dengan terdaftar di DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 serta bersertifikat HALAL dari MUI.

Harga QnC Jelly Gamat MURAH, Hanya Rp 155.000 perbotol, belum termasuk ongkir.
>> BELI BANYAK, HARGA LEBIH MURAH <<

INFORMASI PEMESANAN KLIK → Obat Sinusitis dan Pilek

Perbedaan Sinusitis Dan Pilek Pada Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *